Ada Apa terjadi Mutasi Besar2an di BPJS Ketenagakerjaan?

Nyanyian Rakyat Kecil

Ada Apa terjadi Mutasi Besar2an di BPJS Ketenagakerjaan?

Menjelang ditetapkannya Dewas dan Direksi Baru BPJS Ketenagakerjaan, tiba-tiba terjadi mutasi besar-besaran oleh Plt Direksi yang seyogianya memahami bahwa status jabatan Direksi sekarang adalah sebagai Plt saja yang tidak berwenang membuat keputusan strategis.

Ada pun SK mutasi itu ditandatangan oleh Direktur Utama (bukan PLT) pada tanggal 28 Januari 2016 yang pada saat itu sebenernya dalam status PLT.
Sebagai Dewas BPJS Ketenagakerjaan terpilih melalui Pansel dan telah mendapatkan penetapan sidang Paripurna DPR, saya pribadi merasa terganggu dengan perilaku seperti ini.

BPJSKet

Perilaku seperti ini sangat memperlihatkan bahwa PLT Direksi ini:

  1. tidak paham GCG, percuma telah mendapatkan GCG awards
  2. berusaha membuat kegaduhan/keributan yang tidak pantas dilakukan seorang Direksi sesuai tanggung jawabnya, apalagi pada masa transisi seperti ini
  3. berusaha mengamankan kroni-kroninya untuk mendapatkan posisi strategis.
  4. memperdagangkan sk mutasi untuk persiapan masa Pensiun Direksi
  5. tidak memahami posisinya secara hukum sesuai dengan perundang-undang

Oleh karena itu saya mempunyai praduga apabila gaya manajemen seperti ini dapat terjadi di masa jabatan transisi, Apa yang kiranya dapat dilakukan PLT Direksi ini jika mempunyai kewenangan penuh? Ini tentu menjadi PR Dewas BPJS Ketenagakerjaan ke depan untuk membongkar berbagai masalah penyelewengan dan mis-management yang terjadi.

Saran saya agar SK mutasi tersebut segera dicabut sehingga tidak membuat masalah menjadi berlarut-larut. Karena pada akhirnya yang akan dipermalukan kemudian adalah PLT Direksi ini.

 

Salam,
Dr. Poempida Hidayatulloh
Dewas BPJS Ketenagakerjaan yang ditetapkan Sidang Paripurna DPR RI (Ketua Umum Organisasi Kesejahteraan Rakyat)

(source pic: http://cdn1-production.liputan6.static6.com/medias/716519/big/bpjsketenagakerjaan3)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: