Bantuan Hukum & HAM

Nyanyian Rakyat Kecil

Orkestra, sesuai perannya turut membantu kesejahteraan rakyat dalam advokasi  setidaknya memberikan bantuan hukum mencakup kemungkinan-kemungkinan sebagai berikut:

  1. Pemberian informasi hukum, misalnya, memberitahukan kepada seorang pekerja, buruh, dan pelaku jasa lainnya tentang hak-hak dan kewajiban–kewajibannya sebagai pekerja atau buruh.
  2. Pemberian nasehat hukum, misalnya, menjelaskan apa yang harus dilakukan seseorang yang terkena gugatan atau sangsi hukum terkait dengan perburuhan
  3. Pemberian Jasa Hukum, misalnya, membantu seseorang untuk menyusun surat gugatan.
  4. Bimbingan Hukum, yaitu pemberian  jasa secara kontinyu.
  5. Memberikan jasa perantara, misalnya, menghubungkan warga masyarakat dengan instasi-instasi tertentu yang berkaitan dengan masalah–masalah hukum yang dihadapinya.
  6. Menjadi kuasa warga masyarakat di dalam atau di luar pengadilan.

Program ini mendukung dalam konferensi PBB tentang Hak–hak Asasi Manusia yang diselenggarakan di Teheran pada tahun 1968, gagasan tentang bantuan hukum sudah diterima oleh anggota-anggota PBB yang mengikuti konfrensi tersebut.

Dari hasil konferensi tersebut muncul ide program di Orkestra sebagai berikut:

  1. Orkestra perlu terlibat dalam mendorong perkembangan sistem bantuan hukum untuk melindungi hak–hak dan kebebasandasar manusia.
  2. Orkestra merancang patokan-patokan untuk memperoleh bantuan–bantuan profesionil.
  3. Finansiil dan bantuan hukum lain terhadap mereka yang hak–hak dasarnya dilanggar.
  4. Upaya turut serta dalam mempertimbangkan cara–cara dan sarana–sarana pembiayaan bagi sistem bantuan hukum yang menyeluruh (comprehensive legal aid systems).
%d blogger menyukai ini: